Kamis, 10 Juli 2025
(PERPUISIAN) “Lima Belas Sentimeter”
Tumit berdiri 15 centimeter, diatas jalan raya.
Aku berjalan tanpa ada bantuan.
Bantuan arah aku harus belok dan berhenti dimana.
Atau, bantuan tentang apa yang harus membuatku terus berjalan.
Tumit berdiri lima belas centimeter, diatas jalan raya.
Aku berjalan dengan hati-hati dan pelan, agar kakiku tidak terseleo dan aku tersungkur diaspal, dan aku malu tersipu malu.
Tumit berdiri lima belas centimeter, diatas aspal.
Aku berjalan sembari melihat pedagang asongan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Cari Blog Ini
Diberdayakan oleh Blogger.
Life is a joy, or is a gambling?
Narasi dominan selalu mendorong kita pada satu ilusi bahwa hidup adalah joy sebuah eudaimonia, kata di mana manusia mencapai kepenuhan dirin...

