Rabu, 06 Agustus 2025


 

Apa mereka juga memikirkan, ayam geprek mana yang terbaik antara, Bu Rum, atau ayam geprek Tiga Saudara.
Apa mereka juga memikirkan, sisa kuota ini apa cukup jika dipakai untuk scrolling dua jam.
Apa mereka juga memikirkan, tuhan mana yang seharusnya ia sembah.
Apa mereka juga memikirkan, nabi mana yang terbaik untuk menjadi teladan hidupnya.
Apa mereka juga memikirkan, perbedaan adzan, dan kicauan burung.
Apa mereka juga memikirkan, itu semua?

Aku sebagai pengamatnya, hanya bisa terfikirkan kalau. Mereka, hanya menikmati "Takari" yang ditabur diatas permukaan air itu, dan mereka hanya menyibukkan diri. Untuk siap menyambut, seporsi "Takari" berikutnya.

Itu aku sebagai pengamatnya.
Kenyataannya, hanya ia yang mengetahui. Ia yang berwarna ungu kehijauan, ia yang berwarna ungu kebiruan, ia yang berwarna ungu kemerahan, ia yang berwarna ungu kekuningan, ia yang berwarna pink, ia yang berwarna keemasan. Ia masing-masing dari individu-nya. Hanya dirinya.

Bukan aku sebagai pengamatnya

???

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Life is a joy, or is a gambling?

Narasi dominan selalu mendorong kita pada satu ilusi bahwa hidup adalah joy sebuah eudaimonia, kata di mana manusia mencapai kepenuhan dirin...